Destinasi Wisata Terpopuler di Skotlandia


Setiap orang pasti ingin merasakan liburan bersama keluarga dan pasangan tercinta. Mau pergi kemanapun asalkan bisa bersama dengan orang yang spesial rasanya juga sudah sangat bahagia. Namun, bepergian seperti itu juga harus di-planning secara matang-matang, yakni mulai dari biaya transportasi, penginapan, kebutuhan selama beberapa hari, tempat wisata yang hendak dituju, shopping, dan lain-lain. Banyak destinasi dalam negeri yang sangat populer dan patut untuk anda kunjungi. Sebab, selain harganya lebih terjangkau, destinasi dalam negeri juga tidak membutuhkan akses transportasi yang mahal. Adapun beberapa destinasi wisata lokal yang bisa anda datangi, seperti : Nusa Dua (Bali), Kepulauan Derawan (Kalimantan Timur), Pantai Parai Tenggiri (Bangka Belitung), Gili Trawangan (NTB), Danau Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Taman Laut Bunaken (Sulawesi Utara), Kepulauan Raja Ampat (Papua Barat), Gunung Bromo (Jawa Timur), Pulau Komodo (NTT), Candi Borobudur (Jawa Tengah), dan masih banyak lagi. 

Namun, jika kita berbicara tentang luar negeri, tentunya juga tidak akan ada habisnya membahas keindahan alam disana yang juga sama indahnya dengan pemandangan alam yang ada di Indonesia. Terlebih lagi selama pandemi melanda dunia, banyak negara-negara yang masih membatasi border negara mereka dan jika pun bisa memasuki wilayah teritorial dari negara itu, persyaratan masuknya pastinya tidaklah mudah. Hal ini tergantung dari kebijakan masing-masing negara. Tidak ada salahnya juga ketika kita ingin mengenal lebih dekat tentang destinasi wisata di salah satu negara di dunia, yaitu Skotlandia.

Skotlandia merupakan salah satu negara bagian yang ada di Inggris / Britania Raya. Secara keseluruhan luas wilayah daratan dari negara ini adalah 78,722 km2, sedangkan untuk wilayah perairannya sekitar 1,577 km2. Skotlandia beribukota Edinburgh, yang berbatasan langsung dengan Inggris (selatan), North Sea (timur), North Channel dan Irish Sea (barat daya), dan juga Samudera Atlantik. Negara ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka. Dan dari sekian banyak wilayah di Skotlandia, mayoritas penduduknya bermukim di sekitar wilayah Edinburgh, Glasgow, Aberdeen, dan juga Dundee.

Sejarah Terbentuknya Negara Skotlandia

Negara Skotlandia di dalam pemerintahannya menganut sistem Parlementer, namun tetap berada di bawah kekuasaan Monarki Konstitusional dari Britania Raya. Sebab, Ratu Inggris telah memberikan sebagian besar mandatnya ke negara ini. Sehingga beberapa hal yang ada di Skotlandia merupakan bentuk ‘kepanjangan tangan’ dari Ratu Inggris untuk seluruh masyarakat di Skotlandia. Yakni beberapa yang hal yang termasuk, adalah : urusan di bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan pembangunan ekonomi makro.

Dari 800 tahun yang lalu, Skotlandia sudah menjadi negara yang independen. Hingga pada tahun 1707, negara tersebut memutuskan untuk bergabung dengan Inggris. Tepatnya pada saat Inggris sedang perang melawan Perancis di awal abad ke-18. Lalu, orang-orang dari London berupaya untuk memblokir jalur perdagangan dan menyita seluruh barang milik penduduk Skotlandia. Jalur di wilayah selatan akan ditutup, kecuali orang Skotlandia setuju untuk membentuk sebuah negara kesatuan. Yang dikenal sebagai pemersatu Inggris dan Skotlandia adalah James VI (telah berganti nama menjadi James I). Tujuan awal ia menyatukan kedua negara adalah untuk menyerahkan semua kendali permasalahan yang ada di negara Skotlandia. Meskipun mungkin pada awalnya cukup sulit untuk menyatukan dua negara, karena budaya mereka yang juga berlawanan. 

Hingga pada abad ke-18, dimana hubungan bilateral di antara Inggris dan Skotlandia mulai terjalin baik. Hal ini didasari oleh pemimpin Skotlandia yang menyadari bahwa Hukum Skotlandia tidak bisa selamanya diterapkan, karena isinya yang tidak dapat mendatangkan kesejahteraan bagi rakyatnya. Pada akhirnya, dibuatlah “Hukum Lex Mercatoria” agar kedua negara bisa rukun dan damai. Meskipun memang dapat dikatakan bahwa hubungan Inggris dan Skotlandia yang perlahan menjadi baik, namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa masih banyak masyarakat di sana yang belum setuju jika Inggris dan Skotlandia bersatu. Hal ini memicu rasa ingin berkuasa dan menuntut kemerdekaan, banyak aksi protes yang dilayangkan kepada Parlemen Britania pada masa itu. Sebab, sebagian besar dari mereka percaya bahwa para elit dan penguasa di Skotlandia secara cuma-cuma menyerahkan kedaulatan negara tersebut kepada pemerintahan Inggris. Namun, sekarang ini nyatanya Skotlandia menjadi negara bagian kedua setelah Inggris yang memiliki jumlah penduduk terbanyak. Dan tingkat legislatif di Skotlandia juga bisa dikatakan sudah cukup kuat.

Destinasi Wisata Terpopuler di Skotlandia

1. Royal Mile

Sebagai ibu kota Skotlandia sudah pasti di Edinburgh memiliki banyak destinasi wisata yang populer dan bagus untuk dikunjungi, salah satunya adalah Royal Mile. Yang merupakan jalan paling ramai dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang mengunjungi kota Edinburgh. Royal Mile ini merupakan jalanan yang menghubungkan dua bangunan penting di kota tersebut, yakni : Kastil Edinburgh (di Castle Rock) dan Istana Holyrood (di Old Town). Dan yang menjadikan Royal Mile ini unik adalah jalan raya yang membentang di sana, misalnya : Lawnmarket, High Street, Castle Hill, Holyrood, dan Canogate. Dengan menyusuri jalan raya tersebut, anda akan disuguhkan pemandangan bangunan berarsitektur khas Skotlandia yang indah.

2. Monument Scott

Masih berada di sekitar wilayah Edinburgh, Monument Scott ini juga menjadi tempat destinasi yang cukup banyak dikunjungi. Bangunan indah ini sengaja dibuat untuk mengenang Sir Walter Scott (penulis asal Edinburgh). Dari bagian atas monumen anda bisa menikmati pemandangan kota Edinburgh. Jika anda sudah puas melihat di atas, maka anda bisa mengunjungi museum kecil yang letaknya tidak jauh dari Monument Scott ini. Dan di museum tersebut, anda bisa melihat sejarah dibangunnya monumen dan Sir Walter Scott. Di tempat itu, pengunjung bisa melihat juga patung 64 karakter yang terdapat di dalam buku ciptaan Sir Walter Scott. Dan anda juga bisa melihat patung Sir Walter yang juga dipahat oleh Sir Jon Steell.

3. National Museum of Scotland

Museum nasional ini juga terletak di wilayah Edinburgh. Di museum ini para pengunjungnya bisa membaca koleksi buku sejarah lengkap tentang Skotlandia. Selain ada koleksi buku, di sini juga terdapat barang-barang antik dan yang berhubungan dengan budaya di Skotlandia. Di samping buku tentang sejarah, di sana juga ada buku tentang sejarah alam, sains, dan teknologi. Desain interior yang ada di museum ini sengaja dibuat dengan arsitektur yang unik dan dibuat agar senyaman mungkin, hal ini tentunya agar bisa menjadi daya tarik bagi kalangan anak mudanya.

4. Calton Hill

Ini merupakan area perbukitan yang ada di Skotlandia, dan ini sangat terkenal untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Di sana banyak pengunjung yang sering berfoto dan ada pula yang menjadikannya sebagai tempat untuk syuting film. Daya tarik dari bukit ini adalah bisa menyaksikan pemandangan kota yang terdapat banyak monumen. Setiap diselenggarakannya pesta kembang api tahunan oleh Kastil Edinburgh, di bukit ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Dan akses menuju ke puncak bukit Calton ini juga tidak sulit, kita hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit agar bisa sampai ke puncaknya.

5. St. Giles’ Cathedral

Bangunan gereja yang satu ini sangat unik dan khas, sebab ketika pertama kali melihatnya kesan pertama yang ditinggalkan adalah vintage dan gothic ini diperindah dengan hadirnya bagian runcing di bagian atas gereja. Meskipun sekarang ini St Giles’ Cathedral tidak lagi digunakan sebagai gereja, namun masih banyak pengunjung yang datang berkunjung karena ingin melihat keindahan arsitektur dari gereja tersebut. St Giles’ Cathedral ini memiliki 4 pilar bangunan utama yang unik, karena bisa digunakan untuk menopang bangunan utama gereja. Sejarahnya, pilar-pilar tersebut digunakan dahulunya untuk menopang Santo Giles, yakni salah seorang santo yang paling terkenal di Edinburgh, dan ia hidup di abad pertengahan.